Minggu, 12 September 2010
"jangan nangis, ra. hidup memang berat dan ngga usah berharap orang-orang yang nggak pernah mengerti tiba-tiba berubah hanya karena kasian melihat kita tersungkur. Biar mereka bermain-main sampai lelah, sampai dia sadar ada hal-hal lain yang telah mereka lewatkan. hiduplah di jalanmu senduru. Bayangkan semua ini hanya hari-hari yang sesaat lagi menjadi masa lalu yang sudah tak ada artinya lagi. Dunia masih membutuhkanmu. Hidupkah untuk mereka daripada harus berlari mengejar orang-orang yang tak pernah berjalan lebih cepat melihat langkahmu yang segera menyusulnya. Mereka TAK PEDULI,,"
kepergian orang terdekat, membuat aku terus-terusan berpikir tentang kematian.
bagaimana nanti kalau aku mati , seperti apa rasanya , kapan itu terjadi.
papa meninggal dengan indah dan tenang sekaligus meninggalkan luka yang dalam bagi orang-orang yang tak bisa apa-apa di sini.
apakah aku akan menjadi orang yang seberuntung plus sejahat itu ketika meninggal nanti ?
kebaikan memang tidak didapat dengan keberuntungan, namun keburukan mungkin adalah keberuntungan yang bersifat negatif.
karena orang berusaha baik, belum tentu lepas dari keburukan.
sekarang papa ngga ada. Bolehkah aku tetap hidup di jiwa seorang cewek berumur 20 taun yang masih suka main dan bersenang-senang ?
atau pira-pura kuat di depan orang supaya di anggap dewasa?
yang jelas aku hanya ingin melupakan semua seolah tidak terjadi apa-apa dengan cara membahagiakan diri sendiri.
bagaimana kalau sewaktu-waktu aku mati ?
apakah bertemu papa ? atau tidak ?
papa, aku ingin bilang kalau hidup memang berat..
apakah sebuah kesempatan yang saya berikan untuk mereka adalah sebuah bumerang bagi saya ?
saya hanya ingin membuka pintu maaf, walau kalian telah menghianati kepercayaan saya.
tapi ketika saya sadar, ternyata saya akan segera berhadapan dengan rasa sakit itu.
saya benci sama kamu karena saya terlalu sayang sama pacar saya..
so , apakah kita akan berteman ?
karena kamu sudah masuk ke kehidupan saya dan pacar saya secara kasar dan membuat saya terluka.
saya tidak akan pernah lupa rasa sakit itu..
Selasa, 05 Januari 2010
kain lap seperti ibu rumah tangga, mengotori dirinya sendiri dengan membersihkan perabotan dari debu dan kotoran yang lain...luv u mom..
Selasa, 01 Desember 2009
too late for telling...but my 20th birthday he made that so nice..november 3rd, 2009.
This was the second time I celebrate my birthday of a girlfriend of him.
a year ago he made a big chocolate cake, came so so early in the morning.
nice.
This year, he give me a more special surprises. perfect scenario which I never thought.
Thanks to him.
also all my best friend : Bertha, Mba Erica, Jack, Cacing, Verlis, Lukman, Giesta, Sompil, Sava, Mantoyo, Candut.....
Selasa, 24 November 2009
dulu pas SD kelas satu, anak yang apal kali-kalian mpe 100, dia pasti rangking satu, dipuja-puja guru, dan disalutin semua orang.
sekarang pas udah kuliah, mahasiswa yang ngerti sejarah perang dunia, tau perkembangan asteroid di luar angkasa, apal nama semua negara plus ibukotanya dari seluruh dunia, belom tentu dapet IP 4, dipuja-puja banyak orang, dan dikenal semua dosen.




